Friday, June 14, 2013

GIE (2006)


EXT. RUMAH IRA - SIANG

.....
Ira membuka surat itu. Perlahan ia berjalan meninggalkan Denny yang
tampak berdiri diam menunduk di teras depan.

Ira membaca baris demi baris tulisan tangan Gie.

GIE (V.O) :

"Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.

Tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu.
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mandalawangi."



INT.  JAKARTA DAN SEKITARNYA / MONTAGE - SIANG

Jakarta yang murung, hujan telah selesai turun namun hari masih mendung.
Kita mendengar suara lonceng gereja berdentang, terus menerus sepanjang ini.

GIE (V.O) :

"Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.

Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.
Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.

Mari sini sayangku.
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.
Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung

Kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita tak kan pernah kehilangan apa-apa"

....

CUT  TO LAYAR HITAM

Post a Comment